Cedera Yang Sedang Dialami Pemain Basket

Cedera Yang Sering Dialami Pemain Basket

Juni 12, 2019
admin
ISMC.CO.ID – Bola Basket adalah jenis olahraga yang paing populer di seluruh penjuru dunia. Jutaan orang memainkan olahraga ini di berbagai tingkatan kompetisi. Mulai dari tingkat kejuaraan antar sekolah dasar, nasional hingga tingkat Internasional. Cedera pada olahraga bola basket dapat dibagi menjadi dua kategori umum: Cedera Overuse dan Cedera Traumatis.

1. Cedera Overuse
Cedera yang disebabkan oleh ketegangan yang terus menerus pada suatu bagian tubuh hingga bagian tersebut rusak dan mulai terasa sakit disebut sebagai Cedera Overuse. Salah satu contoh Cedera Overuse adalah Patellar Tendinitus, atau “Jumper’s Knee”, yang dicirikan oleh rasa sakit pada tendon tepat di bawah tempurung lutut.

2. Cedera Traumatis
Cedera yang disebabkan oleh gerakan tiba-tiba yang sangat kuat. Beberapa cedera traumatis yang sering terjadi dalam bola basket adalah cedera pada jari-jari tangan. Tingkat keseriusan cedera jari di mulai dari Cedera Minor pada Ligamen yang menghubungkan antar tulang satu dengan lainnya, sampai patah tulang jari.

3. Cedera Ankle
Cedera yang paling sering dialami pemain bola basket adalah Cedera Ankle. Cedera ini sering terjadi ketika seorang pemain mendarat pada kaki pemain lain atau Ankle menggulung terlalu keluar. Ketika hal tersebut terjadi, Ligamen dapat sobek sebagian atau seluruhnya.

4. Cedera Lutut
Cedera lutut merupakan salah satu cedera yang paling serius pada olah raga bola basket. Salah satu jenis cedera lutut adalah Sprain (keseleo). Cedera yang lebih serius adalah sobekan menyeluruh dari salah satu atau lebih Ligamen yang menyokong lutut.

5. Cedera ACL
Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah salah satu ligamen yang sering sobek pada lutut. Jika terjadi kerusakan pada ACL, lulut akan terasa sangat sakit dan mungkin bisa menyebabkan seorang pemain pensiun dari olah raga bola basket.

Untuk membantu proses penyembuhan, lutut harus diistirahatkan untuk beberapa waktu. Setelah sobekan sembuh, diperlukan latihan peregangan dan penguatan untuk otot di sekitar lutut supaya dapat membantu menahan lutut tetap pada tempatnya.

No comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *